Alloh SWT yang Menjaga Alqur'an‏

Jangan Terlalu Cemaskan tentang Alqur'an. Karena Alloh yang "MENJAGA" Mari kita firman Alloh berikut ini

إنا نحن نزلنا الذكر وإنا له لحافظون.

(الحجر: 9)


"Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya". (Al Hijr : 9)

Tafsir Al-Quran Surat Al-Hijr Ayat 9 Tentang Penjagaan Alloh SWT Terhadap Al-Quran

Tahlil Lafdz:

نحن :

ada dua tafsiran yaitu Alloh saja dan yang kedua Allah beserta para Malaikat

الذكر :

al-Quran sebagaimana perkataan al-Hasan dan ad-Dhahaq

حافظون:

Dalam Kitab Tafsir al-Bahr disebutkan bahwa makna dari al-Hifz ada 3 (tiga):

Pertama, Alloh menjaganya dari syetan.

Kedua, Alloh menjaganya dengan cara mengekalkan syariat Islam sampai hari kiamat, hal ini sebagai mana disinggung oleh Imam Hasan al-Bashri dan

Ketiga, Alloh menjaganya di dalam hati orang-orang yang menginginkan kebaikan dari al-Quran sehingga jika ada satu huruf saja yang berubah dari al-Quran, maka seorang anak kecil akan mengatakan “engkau telah berdusta dan yang benar adalah demikian.” Selanjutnya dalam kitab tersebut juga disebutkan bahwa kata “Lahu” itu kembali kepada az-Zikr atau al-Quran dan hal ini adalah perkataan Qatadah, Mujahid yang selain keduanya.

Dan dalam kitab Tafsir al-Mawardi disebutkan bahwa ada tiga perkataan tentang maksud dari penjagaan ini:

Pertama, Kami menjaga al-Quran sampai terjadi hari kiamat, ini adalah perkataan dari Ibnu Jarir.

Kedua, Kami menjaga al-Quran dari syetan yang ingin menambah kebatilan atau menghilangkan kebenaran, sebagaimana tafsiran dari Qatadah.

Ketiga, menjaganya pada hati orang yang mengingnkan kebaikan dan menghilangkannya dari orang yang ingin kejelekan.

Dalam tafsir al-Ajibah disebutkan juga bahwa makna al-Hifz bahwa Allah akan menjaga al-Quran dan salah satu caranya adalah melalaui para Qurra’, dan hati para Qurra’ adalah tempat simpanan dari kitabullah.

I’rab Ayat

Dalam kitab I’rabul Quran al-Karim disebutkan demikian:

إن وإسمها, ونحن تأكيد لاسم إن, أو ضمير فصل لا محل له, وجملة نزلنا خبر إن, وإنا عطف, وله متعلقتان بحافظون, واللام المزحلقة, وحافظون خبر إن[1]

Penjagaan Allah SWT Terhadap Al-Quran



Pertama, Allah SWT memuji keagungan al-Quran dengan menyebutkan pemeliharaannnya sebelum ia diturunkan dalam beberapa ayat, di antaranya (QS Abasa: 11-16)

Kedua, Allah menjaga terhadap al-Quran ketika ia diturunkan. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT (QS al-Jin: 26-27)

Ketiga, Allah menjaga terhadap al-Quran setelah diturunkan, seperti disebutkan dalam firman-Nya (QS al-Hijr: 9). Karena penjagaan ini semua, maka al-Quran tetap dalam keasliannya. Ia tetap kokoh berdiri, kemuliannya tak terkontaminasi oleh segala cela.

Skenario Allah SWT dalam menjaga al-Quran

Pertama, Allah telah menyiapkan suatu umat yang kuat dalam ingatan dan hafalannya. Yang demikian itu karena bangsa arab pada masa Jahiliyah terkenal dengan kekuatn hafalannya. Dimana mereka meriwayatkan beribu-ribu bait syair yang tidak dibukukan. Karena sesunnguhnya mereka bertumpu pada hafalan mereka.

Kedua, Allah memudahkan bagi manusia untuk menghafal al-Quran sebagaimana firman Allah: “Dan sesungguhnya Kami mudahkan al-Quran untuk pelajaran, maka adalah orang yang mau mengambil pelajaran.” (QS al-Qamar: 17)

Ketiga, Allah menyediakan suatu generasi yang memiliki ketajaman hafalan, kefahaman dan amanah. Para Huffadz menghafalnya langsungdari Rasulullah SAW sehingga rekatlah hafalan mereka.

Keempat, Allah mengutus malaikat Jibril untuk memuraja’ah hafalan Nabi SAW sekali dalam setahun dan ditahun terakhirdari kehidupan beliau. Jibril mengoreksi hafalan beliau dua kali.

Kelima, Setelah al-Quran dibukukan, para Huffaz mengoreksi lembar perlembar dari mushaf ketika akan dicetak oleh percetakan tertentu. Dengan metode seperi inilah Alloh telah menepati janjinya bahwa al-Quran adalah terpelihara.

Dan Sayid Qutb yang telah menulis kitab Tafsir fenomenal di abad ini, dalam kitab Tafsirnya Fi Dhilalil Quran menyebutkan bahwa al-Quran sejak kemunculannya telah mengalami banyak usaha perubahan dan talbis dan tahrif dan juga fitnah-fitnah dari kelompok-kelompok yang menyimpang, sebagian mereka seperti Yahudi dan penyeru Qaumiyah bisa melakukan penakwilan terhadap hadits dan ayat al-Quran atau untuk mendukung pendapat mereka, tetapi satu yang tidak dapat mereka lakukan yaitu mendatangkan satu ayat seperti dalam al-Quran, sehingga al-Quran tetap terjaga sebagaimana ia diturunkan oleh Allah.

Teguh S.

E: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
PH : 08567789372
WA :087782690429
PIN: 2BFAAC90
www.jpnn.com
Cenderawasih Pos Grup
Lombok Pos Grup

DKM

Masjid Jami' Al 'Ittihad Citra Indah menerima zakat mal, infaq, shodaqoh, dan amal jariah lainnya. Hubungi DKM atau pengurus masjid:

  • Ketua DKM Bpk Teguh 08567789372 teguh@jpnn.com
  • Wakil Ketua Bpk Abisaid Chudri 08151621590
  • Bendahara Bpk Sugeng 08121306968
  • Sekretaris Bpk Deni Syahputra 08161879611
  • Bid. Umum Bpk Jamaluddin 081380103738

Lokasi

DKM masjidjami-alittihad-citraindah.com

© 2016 Masjid Jami Al Ittihad CitraIndah City. All Rights Reserved. Designed By JoomShaper